PIALA DUNIA DAN PIALA AKHIRAT
Ramadhan tahun 1435 H/2014M bertepatan dengan penyelenggaraan pesta akbar empat tahunan, PIALA DUNIA. Perhelatan akbar ini memang menyita perhatian ummat manusia di seluruh dunia, termasuk ummat Islam di Indonesia. Di antara kita, mungkin juga banyak yang sangat menggandrungi acara yang satu ini.
Namun hal yang harus diperhatikan adalah jangan sampai kita terlalu asyik dengan tayangan PIALA DUNIA sehingga melalaikan kita dari kewajiban kita kepada Allah. Sebab tayangan piala dunia memang berpotensi untuk mengganggu kekhusukan kita dalam beribadah di bulan Ramadhan. Waktu jam tayang di malam hari bisa mengganggu waktu qiyamul lail (sholat malam) kita serta bisa membuat kita kurang bersemangat dalam aktivitas di pagi dan siang hari, termasuk adanya jam tayang yang membelah dan melewati waktu subuh.
Di bulan Ramadhan, Allah swt menjanjikan kepada kita PIALA AKHIRAT, berupa rahmat, pengampunan dan pembebasan dari api neraka bagi mereka yang bisa sampai dan lulus di partai final. Sekarang kita masih masuk babak penyisihan, di mana godaan PIALA DUNIA berpotensi membuat kita bisa gugur di babak penyisihan saja. Mari terus berjuang melewati setiap babak, mulai babak penyisihan, perempat final, semi final sampai tiba di babak final dan lulus untuk mendapatkan anugerah PIALA AKHIRAT.
PIALA DUNIA memang sangat menarik, tapi jangan sampai membuat kita lupa akan PIALA AKHIRAT, karena PIALA DUNIA bersifat sementara, sedangkan PIALA AKHIRAT bersifat abadi dengan kehendak Allah.
Allah mengingatkan kita dalam surat al-A’la: 16-17
بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا () وَالْآَخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى
Tetapi kalian lebih memilij kehidupan dunia, padahal akhirat lebih baik dan lebih kekal (QS al-A’la:16-17)
Jadi, mana yang kita pilih PIALA DUNIA atau PIALA AKHIRAT? Kalau bisa mendapatkan keduanya, tentu sangat diharapkan. Akan tetapi jika harus memilih tentu kita harus memilih yang terbaik, yaitu PIALA AKHIRAT.
SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA, SEMOGA KITA MENDAPATKAN PIALA AKHIRAT. AMIEN YA RABBAL ALAMIEN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar